Tampilkan postingan dengan label review buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label review buku. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Juni 2016

Review komik anak: Komik Halal dan Haram

Keuntungannya punya tugas mereview ilustrasi buku ialah, bisa baca buku-buku baru yang kebetulan ilustrasinya saya yang mereview. Kebanyakan sih saya pegang buku anak muslim, komik anak, dan buku aktivitas.

Komik Halal dan Haram by Dian K dan Tethy Ezokanzo


Dan seneng banget saya kebagian jatah mereview buku Komik Halal dan Haram karya Dian K dan Tethy Ezokanzo. Ini komik ke-3 Dian K untuk seri buku muslim anak. Dua buku sebelumnya mba Dian K tandem bersama mba Aan W menulis Komik Sunnah itu Mudah dan Komik Akhlak dalam Al Quran. Melalui 2 buku sebelumnya ini Mba Dian K mengajak anak-anak untuk belajar melakukan sunnah yang mudah, serta perilaku akhlak muslim dalam Al-Quran. Dan 2 buku sebelumnya ini sudah terbit di Jepang loh, diterbitkan oleh Kaika Publishing. Wih kereen!


Komik Sunnah itu Mudah dan Komik Akhlak dalam Al-Quran


Gimana ceritanya dengan yang Komik Halal dan Haram ini? Kocak abis! Suer! Mba Dian selalu pandai mengemas kisah2 muslim untuk anak ini menjadi kisah yang komedi, seru dan menarik untuk di simak. Ditambah ilustrasinya dari Mas Wawan Kungkang yang yak ampun bikin ngakak :)) Ada banyak aksesoris pada komik yang mencuri perhatian dan bikin ketawa. Saya gak bisa jelaskan detil heheh daripada dicap spoiler :D Mending baca aja bukunya langsung :)

Tanpa terasa saya habis membaca 1 buku ini dan jadi belajar tentang apa itu halal dan haram lebih banyak. Haram itu gak cuma sebatas gak boleh makan daging babi, gak boleh minum alkohol saja, tapi banyak hal-hal lain yang ternyata haram juga hukumnya.

Contohnya nih... makan makanan halal tapi gak bilang-bilang pemiliknya, atau main ambil makanan orang padahal yang punya tidak menyetujui untuk membagi makannya, nah ya itu masuknya "mencuri makanan dan merampas makanan" ya kalau begini haram juga dong makan barang curian? Ya kan? Duuuh.. jadi teringat kadang saya suka iseng cicip2 kue atau makanan yang entah punya siapa di meja makan atau di kulkas. YA habisnya gimana ya? Karena diletakkan di kulkas atau meja kan ya kesannya barang milik bersama dong kan? Ternyata gak boleh begitu... huehehehe.....

Penasaran? Hihihi beli bukunya ajah... saya cuma merekomendasikan buku ini lho. Cocok untuk anak- anak yang suka baca komik, SD kayaknya juga sudah oke baca ini, dan sampe bapak ibunya aja juga bisa baca kok.

Komik Halal dan Haram
Terbitan: Qibla
Penulis: Dian K dan Tethy Ezokanzo
Ilustrasi: Wawan Kungkang
Jumlah halaman: 148 halaman (isi 18 cerita)
Harga: 125.000 (harga pulau jawa)

Kamis, 10 Maret 2016

Review buku: As Red As Blood (The Snow White Triology)

Terus terang saya jarang baca novel terjemahan. Selain karena biasanya saya mendapat novel dengan terjemahan tidak pas, kurang luwes, kurang enak dibaca, saya juga kadang susah membayangkan apa yang digambarkan di dalam novel terjemahan. Umumnya novel terjemahan bercerita tentang deskriptif suatu tempat lain yang asing buat saya dan yah... mendapat novel dengan penggambaran yang pas buat saya itu yang kadang2 sulit saya temukan. Hehe...

Tapi, mendadak saya harus membaca buku ini. Novel As Red As Blood, buku pertama dari The Snow White Triologi karya Salla Simukka, penulis asal Finlandia. Kenapa tiba2 saya bisa baca buku ini? Kok tumben banget? Hehehe karena saya penasaran dengan isinya, buku aslinya covernya terdesain dengan kuat. Menampilkan warna-warna tema triologi ini, merah, putih dan hitam. Saya jatuh cinta dengan cover aslinya (yg versi Finlandia).



Novel thriller misteri ini menceritakan tentang Lumikki, si Puteri Salju, bersekolah di sekolah seni. Suatu hari dia menemukan ratusan lembar uang yang dicuci di kamar gelap. Uang yang berlumuran darah, Lumikki pun akhirnya tahu kisah di balik uang berlumur darah itu. Dia pun terjebak dalam sebuah pertemanan dalam rahasia. Yang tak disangka juga terperangkap dalam jaringan narkoba internasional. Woops semoga saya gak terlalu spoiler memberikan gambaran isi buku ini yah.
 

Lalu apa hubungan Lumikki dengan Snow White? Salla Simukka di sini menuturkan kisah Lumikki dengan mengambil inti dari kisah dongeng Puteri Salju. Jika dalam kisah Snow White merah digambarkan dari pipi meronanya namun di kisah ini warna merahnya darah merupakan analogi dari darah dan kisah yang dialami Lumikki.


Sejauh yang saya baca sih, gaya bahasanya menarik, alurnya gak membingungkan dan enak dibaca, saya terus terang jadi penasaran banget di buku satu ini. Apa ya jadi menduga-duga kelanjutannya bagaimana hehehe.... Ternyata selain covernya yang menarik mata, isinya juga bikin saya penasaran :D




Buku ini ditangani oleh teman desainer saya dalam pembuatannya. Memang sih akhirnya konsep cover berubah dari yang asli, jadi pakai ilustrasi dari ilustrator lokal. Sempat agak2 gak sreg juga saya melihat desainnya selama dalam proses pembuatan, tapi teman saya cukup baik menanganinya sehingga covernya menjadi apik, apalagi ditambah dengan fitur kantong jinjing sebagai kemasannya.

Iya, kantong berbentuk amplop dengan pegangan dari kartonnya ini menurut saya sangat unik. Novel jadi terkemas beda dari lainnya dan menjadi eksklusif dengan cara yang berbeda. Daaan.. kok ya tepat banget keluarnya seri pertama novel ini pas pada saat kampanye diet kantong plastik digencarkan. Jadinya, tinggal ambil novel ini, bayar ke kasir dan tinggal dijinjing bawa pulang deh, tanpa harus bawa tas tambahan atau kantong plastik untuk membawa buku ini. Harusnya sih begitu... tapi kenyataannya di toko, saya agak heran, kenapa novel yang telah dikemas siap bawa ini masih harus diwrapping plastik lagi ya? jadinya kurang cakep setelah terdisplay di toko. Padahal yang bikin menarik dari novel ini salah satunya adalah kemasan jinjingnya... :( Apa konsumen di toko masih belum siap ya disuguhi buku dengan kemasan cakep, sampai harus diwrapping plastik? Dengan alasan, takut rusak kemasannya, takut basah, takut sobek? (bukankah itu gunanya kemasan dibuat?).
Atau mungkin pegawai toko kurang paham untuk mendisplay buku dengan kemasan tertentu?

Ah kok saya malah jadi mikir2 yang lainnya hahaha :D Tapi yang pasti saya masih penasaran kisah si Lumikki di seri kedua. Tak sabar menunggu buku keduanya terbit.


Bagi yang penasaran sama buku ini, As Red As Blood bisa ditemukan di toko buku terdekat kok, beli online juga bisa tingga searsh aja di google. Diterbitkan oleh Bhuanasastra, jumlah halaman novel yang telah dialih bahasakan ke 49 negara ini ada 300 halaman. Softcover, dengan kemasan jinjing dengan harga jual Rp.77.000,-