Sabtu, 01 Maret 2008

I'm in LOVE


sebenernya dah dari dulu pengin nonton film ini, dari sejak melihat trailernya beredar di bioskop. yang pertama bikin jatuh hati bukan karena ini cerita tentang cinta, bukan karena aktor/aktrisnya dan bukan karena film ini di launching di hari fucklentine tapi karena lagunya sontrek Sempurna (lagu yang amat gw sukai). lagu ini dah indah dan semakin indah lagi dinyanyikan oleh Gita Gutawa. baru berhasil nonton pada kira2 minggu lalu, gak di rencanakan, hanya spontan karena sudah amat penasaran ingin melihatnya. saya dia ajak nonton si Mbah. Saya menonton untuk pertama kalinya, dan dia nonton untuk ke 2 kalinya, karena si Mbah merasa jatuh cinta dengan filmnnya. kaget si Mbah sampe ngomong gt untuk film indonesia. setelah saya nonton, yang membangun emosi ceritanya sebagian besar karena sontrek dan musik pengiring yang sangat indah... untuk ceritanya menarik, walau terkesan yah itulah kisah cinta yang bermacam2. ada banyak lejutan2 yang menarik dan di luar dugaan ku. namun saya merasa emosi cerita mudah sekali berubah, dari naik kemudian turun lagi...mungkin karena terdiri dari 5 kisah dalam satu cerita kali ya... saya pernah nonton cerita jenis kayak gini tapi perubahannya bisa terasa halus banget, beda dengan film Love. jadi membayangkan film ini bila tanpa lagu dan scoring indahnya.....sepertinya bakal terasa seperti sinetron Indonesia yang di garap lebih serius. tapi menarik lah, apalagi ini film buatan sutradara Malaysia yang bertabur denga aktor dan aktris Indonesia...
kapan ya , sutradara indonesia bisa bikin film cinta seindah ini?

kisah tentang Lelaki JalanBelakang.....

Tiba2 teman saya dari surabaya, Nob telpon. cukup kaget juga ada apa dia telpon. kupikir mau bayar fee jaga BSMR, ternyata dia mau minta tolong........membelikan tiket nonton konser di Jakarta, hem Java Jazz kah??? (sejak kapan dia suka jazz?)
UPS! salah besar !!!! tapi tiket nonton Backstreet Boys!!! (ya oloh, SMA banget, nyadar umur nob!!!!)

saya ketawa ngakak pas denger permintaan dia, tapi ya....saya sanggupi juga walau harga diri di pertaruh kan hahahahaha..... saya beli tiketnya di ibu dibyo cikini, tiket kelas festival permintaan nob seharga 750.000 (weleh!!) dan gak tanggung2, saya membeli 2 tiket! Nob bayarain temennya, Mimi. (duh duit 1,5 juta buat konser cuma 2 jam???).
banyak duit banget nih orang, mentang2 habis jadi EO BSMR (katanya duit BSMR belum turun??, dari mana dia dapet duit sebanyak itu? jadi curiga nih.....)
ternyata eh ternyata.....dia gadaiin laptopnya!!!! ya oloh!!!!! laptop belum lunas dah di gadaikan untuk kali ke 3nya!!! EDAN!!!!
dan itu semua demi BSB!
lima orang cowok tengil yang pada masa SMA dahulu telah berhasil bikin Nob dan Mimi kayak orang kena sirep....
ck....ck....ck....ck.... yah namanya juga ngefans sama idola. hem ngomong2 BSB....saya sempat hapal lho semua lagu2 di album pertama mereka (LHO??!! OH MY GOD!!) haha....tapi untungnya saya bukan bagian dari pengikut mereka, hehehehe........

3:10 to yuma

haha posternya macho banget ya....


awal bulan lalu saya nonton 3:10 to yuma dengan seorang teman di bioskop XXI terbaru di Surabaya.film pertama yang menarik buatku di bioskop itu adalah 3:10 to yuma, cuma di puter di bioskop itu dari sekian banyak bioskop di surabaya, dan film itu masuk dalam nominasi oscar. dan lebih tertarik lagi setelah melihat posternya yang cowboy banget (hehe...gw penggemar film2 cowboy). di perankan oleh Russel Crowe dan Christian Bale. ternyata film ini remake dari judul yang sama. Dulu film ini di buat tahun 1957. menarik banget film ini penuh negosiasi. penjahat /perampok bank yang dikejar2 di beberapa negara bagian, ternyata memiliki hati yang baik sebagai seorang manusia dan seorang ayah.

film ini memang bayak dialog dan konflik terutama dalam perjalanan Dan Evans mengantarkan Ben Wade ke Yuma. konfliknya cantik banget, halus namun mengena dan membangun emosi penonton (terutama dalam adegan mereka saling mempengaruhi dengan pendapatnya masing2), tapi kuat dari segi dramanya bukan berati aksi laganya kurang. seru kok saat Evans berusaha mengantarkan Wade ke stasiun dari penginapan di kota Yuma. musuh mereka bukan hanya kaki tangan Wade tapi seluruh penduduk di kota itu!

tapi untuk film dengan aktor Russel Crowe masih terasa kurang mengigit tidak seperti dalam Beautiful Mind atau Cinderella Man yang bikin saya jadi terkesan dan takjub dengan aktingnya.
namun film 3:10 to Yuma layak untuk di rekomendasikan..