hari ini masuk juga ke kantor baru, dapet meja kerja baru dan komputer baru, serta tugas2 baru juga
wah kayaknya harus banyak belajar nih..hiks..
hais banyak hal yang belum ekspert semua sih...
padahal demi kelancaran dan kecepatan harus bener tuh....
dan yang lebih bete lagi, semua akses internet untuk hura2 alias melepas sterss gak ada semua...gak bisa di akses...
sial!!!!, kaya ym, wm, meebo, friendster, facebook, dan lain2...hah...untuk imel masih bisa diakses, blog juga, tapi
plis deh...punya internet gak bisa ym-an kan gak banget...
mendingan di suruh kerja lapangan aja deh.....dari pada kerja di balik meja tapi terkekang...ah payah...!!!!
buat jatu, walaupun kita satu grup KKG tapi ternyata lebih beruntung dirimu untuk masalah fasilitas....ah.....
menyebalkan ya.......apa aku bakal kuat ya ada di sini??? hiks....
harus pasang internet di rumah nih!harus banget!!!
kantor gak bisa di harapkan, kalo ada rapat online kan repot.....
aku masih belum survey sih di sekitar sini ada warnet ato gak....
tuhan.....kenapa kantorku belum2 dah nyebelin gini sih????/
hiks!!!
Jumat, 02 Mei 2008
Selasa, 29 April 2008
Mendekatkan Jarak
setelah seminggu berlibur ke surabaya, akhirnya hari ini hari terakhirku....
ntar malem pulang naik kereta...
lumayan seru liburnya bisa ketemu temen2 yang aku kangenin....
tapi tetep garing juga, soalnya mereka2 itu sudah jadi manusia sibuk semua!!!bah....masa minta ketemu sabtu minggu doang, aku banyakan nganggur dong?
tapi untunglah kemarin ditutup juga secara apik, tengkyu Jat..... dah bikin acara kemarin jadi seru dan indah...
nonton gratis di bayari Jatu, nonton Tarix Jabrix, filmnya si Iqbal....menyenangkan ber 8 orang anak infis.....trus setelah selesai di lanjut dengan karaoke di Nav....si solikin , lupus, novita dan mimi pun ikut join....
ah senangnya.....liat si Lupus nyanyi lagi, wakakakaka....penghayatannya itu ;lho gak kuku deh..... tapi tetep suara gak enak di denger hehehe.....
wekekekeke........
oche lah...tengkyu semua buat liburan di Surabayanya.....mudah2an nikahan si Jatu aku bisa hadir, doakan ya.........
buat Hendry, aku selalu merindukanmu......
ntar malem pulang naik kereta...
lumayan seru liburnya bisa ketemu temen2 yang aku kangenin....
tapi tetep garing juga, soalnya mereka2 itu sudah jadi manusia sibuk semua!!!bah....masa minta ketemu sabtu minggu doang, aku banyakan nganggur dong?
tapi untunglah kemarin ditutup juga secara apik, tengkyu Jat..... dah bikin acara kemarin jadi seru dan indah...
nonton gratis di bayari Jatu, nonton Tarix Jabrix, filmnya si Iqbal....menyenangkan ber 8 orang anak infis.....trus setelah selesai di lanjut dengan karaoke di Nav....si solikin , lupus, novita dan mimi pun ikut join....
ah senangnya.....liat si Lupus nyanyi lagi, wakakakaka....penghayatannya itu ;lho gak kuku deh..... tapi tetep suara gak enak di denger hehehe.....
wekekekeke........
oche lah...tengkyu semua buat liburan di Surabayanya.....mudah2an nikahan si Jatu aku bisa hadir, doakan ya.........
buat Hendry, aku selalu merindukanmu......
Diposting oleh
ipied
di
09.51
Mendekatkan Jarak
2008-04-29T09:51:00+07:00
ipied
dari yang terdalam|
Comments
Label:
dari yang terdalam
Rabu, 02 April 2008
Pameran Brangerous
ada berita dari pameran kemarin...banyak banget yang ngeliput....duh senangnya salah satunya ini...ku copas dari indo pos. ternyata perjuangan temen ku di sana gak sia2, duh menyesal tidak bisa hadir kemarin di pembukaan. teman brangerous, kalian emang bikin bangga!!!
terus semangat berkarya ya, wanita Indonesia!!!!
Selasa, 01 Apr 2008, Seni Kontemporer dari Brangerous

SURABAYA - Pajangan bra, lukisan ilustrasi, foto, kolase, menghiasi dinding galeri Pusat Kebudayaan Prancis, CCCL, kemarin. Semua benda tersebut merupakan karya cewek-cewek kreatif yang tergabung dalam komunitas grafis, Brangerous.
Sejak kemarin, mereka menggelar pameran perdana. Mulai hari ini sampai 15 April nanti, pameran dibuka untuk umum. Berkiblat pada seni kontemporer, cewek-cewek yang mayoritas masih duduk di bangku kuliah itu menyajikan berbagai karya seni dengan tema go go girl.
Mulai seni grafis, sastra, hingga fotografi. Karya-karya tersebut merupakan wujud kreativitas anggota komunitas yang rutin mengadakan pertemuan seminggu sekali. "Sesuai gaya kita sendiri-sendiri," kata Maria Goretti, ketua komunitas.
Misalnya, karya Aryenda Atma Dyanti. Gadis 21 tahun itu menyajikan ilustrasi wajah wanita yang dipenuhi bunga-bunga dalam berbagai bentuk dan warna. Bunga-bunga beragam rupa tersebut menghiasi seluruh kepala dan sedikit di bagian leher.
Mahasiswi ITS itu memaknai bunga-bunga cantik itu sebagai segala sesuatu yang ada dalam kepala wanita. "Bunga itu melambangkan keindahan, begitu juga pikiran wanita," jelas gadis yang akrab disapa Atma itu.
Dalam menggarap ilustrasi itu, Atma menggabungkan teknik manual dan digital. Dia menggambar manual pada tahap skecthing, sedangkan tahap coloring sepenuhnya menggunakan komputer.
Sementara Desi Tantri yang menampilkan kolase tiga dimensi (kreasi tempelan-tempelan gambar) memilih total teknik manual. Gadis berkacamata tersebut menggabungkan gambar-gambar ilustrasi wanita dalam berbagai ekspresi dan bentuk. Ada yang tertawa, terkejut, dan berteriak. "Saya ingin menampilkan sosok wanita yang bersemangat," ujarnya.
Cewek-cewek itu sempat tidak percaya diri dengan hasil karyanya. Tak berani tampil dalam pameran. "Takut diejek," ungkap Rizalina, salah satu anggota. Tapi, semangat mereka kontan berkobar ketika timbul gagasan pameran bersama. "Mereka langsung menyumbangkan karyanya untuk pameran perdana ini," ujar mahasiswi ITS tersebut.
Dan, terkumpullah sekitar 50 karya yang kemudian diseleksi menjadi 35. Selain pamer karya grafis, komunitas yang terbentuk pada Maret 2007 itu juga menghadirkan pemandangan yang tidak biasa di lorong, di depan pintu samping galeri. Sederet bra warna-warni tergantung pada pilar-pilar sebagai penyangga. Jajaran pakaian dalam wanita tersebut juga merupakan bentuk kreativitas. Ada payet-payet, manik-manik, aplikasi hingga sulam pita menghias bra baru itu. (ken/cfu)
terus semangat berkarya ya, wanita Indonesia!!!!
Selasa, 01 Apr 2008, Seni Kontemporer dari Brangerous

SURABAYA - Pajangan bra, lukisan ilustrasi, foto, kolase, menghiasi dinding galeri Pusat Kebudayaan Prancis, CCCL, kemarin. Semua benda tersebut merupakan karya cewek-cewek kreatif yang tergabung dalam komunitas grafis, Brangerous.
Sejak kemarin, mereka menggelar pameran perdana. Mulai hari ini sampai 15 April nanti, pameran dibuka untuk umum. Berkiblat pada seni kontemporer, cewek-cewek yang mayoritas masih duduk di bangku kuliah itu menyajikan berbagai karya seni dengan tema go go girl.
Mulai seni grafis, sastra, hingga fotografi. Karya-karya tersebut merupakan wujud kreativitas anggota komunitas yang rutin mengadakan pertemuan seminggu sekali. "Sesuai gaya kita sendiri-sendiri," kata Maria Goretti, ketua komunitas.
Misalnya, karya Aryenda Atma Dyanti. Gadis 21 tahun itu menyajikan ilustrasi wajah wanita yang dipenuhi bunga-bunga dalam berbagai bentuk dan warna. Bunga-bunga beragam rupa tersebut menghiasi seluruh kepala dan sedikit di bagian leher.
Mahasiswi ITS itu memaknai bunga-bunga cantik itu sebagai segala sesuatu yang ada dalam kepala wanita. "Bunga itu melambangkan keindahan, begitu juga pikiran wanita," jelas gadis yang akrab disapa Atma itu.
Dalam menggarap ilustrasi itu, Atma menggabungkan teknik manual dan digital. Dia menggambar manual pada tahap skecthing, sedangkan tahap coloring sepenuhnya menggunakan komputer.
Sementara Desi Tantri yang menampilkan kolase tiga dimensi (kreasi tempelan-tempelan gambar) memilih total teknik manual. Gadis berkacamata tersebut menggabungkan gambar-gambar ilustrasi wanita dalam berbagai ekspresi dan bentuk. Ada yang tertawa, terkejut, dan berteriak. "Saya ingin menampilkan sosok wanita yang bersemangat," ujarnya.
Cewek-cewek itu sempat tidak percaya diri dengan hasil karyanya. Tak berani tampil dalam pameran. "Takut diejek," ungkap Rizalina, salah satu anggota. Tapi, semangat mereka kontan berkobar ketika timbul gagasan pameran bersama. "Mereka langsung menyumbangkan karyanya untuk pameran perdana ini," ujar mahasiswi ITS tersebut.
Dan, terkumpullah sekitar 50 karya yang kemudian diseleksi menjadi 35. Selain pamer karya grafis, komunitas yang terbentuk pada Maret 2007 itu juga menghadirkan pemandangan yang tidak biasa di lorong, di depan pintu samping galeri. Sederet bra warna-warni tergantung pada pilar-pilar sebagai penyangga. Jajaran pakaian dalam wanita tersebut juga merupakan bentuk kreativitas. Ada payet-payet, manik-manik, aplikasi hingga sulam pita menghias bra baru itu. (ken/cfu)
Langganan:
Postingan (Atom)