Kamis, 16 Desember 2010

Kejarlah bis kau kutangkap!

Bangun pagi ini agak terlambat 10 menit, mata masih ngantuk bukan main. Masih ingin rebahan di kasur yang nyaman dan empuk, malas bangun dan beranjak mandi. Ah biasa… sindrom hari Kamis. Selalu terpikir duhhh kenapa bukan hari Jumat sih?

Hari ini jadwal nge gym, jadi bawa 2 tas.. berisi baju, sepatu, peralatan mandi, dan taklupa bekal makanan. Saya segera naik bis dan duduk di bangku depan di samping pak supir yang sedang bekerja mengendali bis supaya baik jalannya hehehe… :D

Dalam perjalanan lagi gak mood mainan hape baru saya, selain batere tiris, mata juga rasanya manja minta merem. Alhasil saya tertidur dengan nyenyaknya. Sampai tiba-tiba penumpang di bangku sebelah saya membangunkan saya. Ternyata sudah sampai, metromini yang saya tumpangi telah menepi dan menurunkan penumpang di depan terminal, dekat kantor travel Xtrans blok m.

Kaget, baru bangun, masih ngantuk dan buru-buru lah saya turun bis.. Saya pun segera menuju loket busway yang terletak di bawah terminal blok m. Baru berapa langkah saya baru sadar, TAS SAYA SATU LAGI MANA?! Balik badan, lihat tempat tadi saya turun, metromini sudah lenyap tak berbekas. Saya baru ingat tas yang isinya baju senam, handuk, sabun, shampoo, celana dalam dan bra itu saya letakkan di dasbor depan metro. Astagahhhh…..

Langsung gak pikir panjang saya langsung lari, nurunin tangga dan menaiki lagi, berusaha mencegat bis itu di jalur 6. Jalur tempat bis tersebut akan masuk kembali untuk menaikkan penumpang. Sampai di jalur 6 saya langsung panik, bis yang mana??! Sementara ada macam-macam metromini bernomor 610 di sana.

Keringat bercucuran, mekap luntur, napas satu-dua, sementara saya masih menggendong ransel berisi bekal dan keperluan kantor. Dan KETEMU!!! Di antara metromini itu akhirnya saya menemukan metro yang tadi saya naiki, supirnya pun juga langsung memanggil saya. Saya segera naik dan mengambil tas saya yang tertinggal dan tak lupa mengucapkan terima kasih pada pak supir yang baik hati itu. Ah semoga bapak diberi banyak rezeki saat bertugas ya pak!

Dengan hati riang, saya membawa tas tersebut dan kembali menuju loket busway dan bersiap mengantri busway yang telah mengular naga panjangnya…

Oh…Okey… olah raga selanjutnya ialah dorong-dorongan dan sikut-sikutan… *tepok jidad*


Moral cerita hari ini ialah… pastikan anda benar-benar bangun saat naik kendaraan umum. Masih untung bisnya bisa dikejar dan dilacak, kalo enggak? Ah pasti supirnya senang mengoleksi bra dan celana dalam saya… :p

Selasa, 23 November 2010

Hujan pagi hari dan ultahmu


23 november 2010, pagi ini hujan deras. Hujan yang tak pernah saya inginkan datang di pagi hari, hujan yang cuma bisa bikin saya terbakar amarah karena kebasahan dan juga hujan yang membuat hati saya murung. Semurung-murungnya..

Teringat suatu ketika, kita pernah diguyur hujan bersama diatas sepeda motormu. Kita lalui banjirnya jalan Jemursari dikala hujan. Saya sibuk menggerutu, dengan basah yang saya rasakan. Kita memakai jas hujan ponco belel milikmu, yang sudah robek dibeberapa tempatnya. Sementara saya memelukmu dari belakang sambil terus menggigil kedinginan. Hujan kala itu hujan angin, saya cuma bisa kesal diatas motor. Sampai akhirnya kamu mengantarku pulang sampai ke rumah bulikku.

Hujan pagi ini mengingatkanku padamu. Kuyupnya saya pagi ini, dinginnya menusuk sampai hati. Dalam perjalanan menuju kantor saya buka kembali kotak memori yang saya letakkan disudut hati. Semua berisi tentang kamu, potongan memori terkuak kembali, dan rasa hangat yang pernah saya rasa terasa kembali.. Ijinkan saya mengingatmu, di hari ultahmu ini…

Selamat ultah pemenjara hatiku, selamat ultah sang pengunci hatiku.. Banyak cinta telah saya jalani, banyak pria telah mendampingi saya, namun tak pernah ada yang bisa membuka kunci hati ini..

Banyak pesan kukirimkan padamu, banyak pesan kuminta agar penjara ini kau buka namun… pesan itu cuma akan hanyut dalam guyuran hujan, sama seperti pagi ini.

Selamat ultah Hendry… Doaku selalu yang terbaik untukmu…

Minggu, 31 Oktober 2010

Euphoria #PB2010 ala saya

Pesta telah berakhir dan ada euphoria di sana, ini kali ketiga saya hadir di Pesta Blogger di Jakarta. Tahun ini dilaksanakan di Epicentrum Walk, sebuah mol yang isinya (kebanyakan) tempat makan, dan belum selesai dibuat di sebuah kawasan elit di Kuningan Jakarta.

Berbekal pengalaman 2 tahun yang lalu, terus terang saya di tahun ini hanya memburu Kopdar! Iya kopdar sama orang2 yang belum pernah saya temui via offline karena kesibukan masing2 dan jauhnya tempat berdomisili para onliners tersebut. Saya merasakan tahun ini agak sepi dari para onliners diluar kota Jakarta. Mungkin miniPB tiap daerah lumayan membantu teman2 di kota itu untuk merasakan PB tanpa harus ke kota Jakarta. (kan lumayan irit ongkos dan biaya hidup selama di jakarta tho?) Dan mungkin kejenuhan beberapa blogger yang sudah sering datang, sehingga tahun ini memilih tidak datang. Ah untuk masalah itu saya tidak mau membahasnya lebih lanjut.

Saya sama sekali gak ikut rundown acara yang telah di bagikan, dari awal saya udah niat cuma untuk kopdar hehe, jadi kalo ditanya kalo saya kemarin ikut kelas apa, hahaha keknya gak bakal bisa saya jawab kemarin. Apalagi jika ditanya PB kemarin temanya apa? ah lebih baik ceklah web PB sendiri kalo itu hehehe..Tapi justru saya menikmati apabila PB diberikan kebebasan seperti itu. Berikut ini ialah euphoria PB yang masih membekas buat saya..

Efek salah satu euphoria pesta ini:
  1. Saya jadi minder ketemu temen2 baru, atau ketemu para blogger pujaan saya. Jadi pagi ini banyak sekali penyesalan kenapa saya kemarin gak ngotot muterin area untuk mencari yang berinisial nama si Anuh atau Anuh atau anuh.. padahal saya selama ini selalu kagum sama tulisan2 mereka (entah di blog maupun di twitter dan jalur sosial media lain). Apalah daya, penyesalan selalu datang belakangan dan saya hanya berharap: Ulang lagi dong hari kemarin! crying
  2. Saya menjadi lupa jika punya hape berkamera, dan efeknya saya jadi malah sibuk terjepret di kamera teman2 lain dan tak sedikitpun saya menyimpan gambar di hape saya. (halah bilang aja numpang eksis hahaha) rolling on the floor Bodoh! dan pagi ini saya terpaksa mengemis hasil jepretan kemarin ke teman2 saya.
  3. Saya masih tetap pengejar gratisan! Dapet minuman gratis Beer Orange, makan gratis Hungry, pin gratis, bolpen gratis, stiker, ini, itu doorprise dll.. Walau demi goodiebag saya tetep merogoh kocek tiket masuk sebesar 50rebu. tapi tak apalah karena banyak teman yang tidak dapat, karena sudah kehabisan.
  4. Lupa nama!saya ini punya kelemahan sulit mengingat nama orang kalo cuma 1 kali ketemu, apalagi kalo nama tidak disebutkan secara jelas, jadi banyak banget yang saya inget muka tapi lupa nama! Ninja

Secara keseluruhan saya suka dengan kopdar akbar ini.. setidaknya semua yang punya kesibukan sendiri2 itu punya 1 hari dimana akhirnya menyediakan waktu untuk ketemu di sebuah tempat dan bebas berlama-lama di sana. Andai kemarin saya bisa nafsu makan, dan sedang dalam kondisi tidak sakit pasti deh kucari kalian sampe ketemu! (tetep getun ndak ketemu beberapa idola di pebe kemarin). Lonely

gambar diambil dari sini