
favorit saya duduk di kursi yang lesehan ini.


ini Tanuki Udon yang saya pesan, mie-nya besar2 sakali dan bikin kenyang.

Seafood Ramen dangan potongan telur ayam (heran sejak kapan telur ayam masuk seafood ya?)

kalo lupa postingan saya yang pertama yang ini nih...
setelah sempat posting film Udon yang bikin saya jadi ngiler2 ingin makan... dan akhirnya dapat di jumpai juga di Kin No Taki. dan mencobalah saya gimana sih rasanya udon?
rasanya kaldunya nikmat banget, mi-nya besar2 lebih besar dari yang dalam bayangan saya, dan kenyal.. saya mencoba yang namanya Tanuki Udon, menu paling sederhana dari Udon. yang terdiri dari udon, dan kuah serta daun (yang saya gak tahu namanya), sempat berpikir kok bukan potongan daun bawang segar ya? udah simpel itu saja isinya. ada menu yang di campurkan telur mentah, tapi saya tidak terlalu suka rasanya. komentar saya buat Tanuki Udon,
- saran belilah lauk pendampingnya, gorengan tempura, atau satay atau apa, karena udon ini polosan gak ada lauknya.
- porsinya besar, dan mengenyangkan.
- kalo dimakan dingin rasanya jadi eneg, lebih nikmat selagi panas.
- boleh juga di campur dengan saus sambal atau bubuk cabe, karena udonnya tidak pedas.
selain udon saya juga memesan Okonomiyaki Chicken, semacam dadar telur/martabak/omelete ala jepang. terbuat dari telur yang di campur dengan tepung, dan irisan kol, di beri bumbu juga potongan ayam, lalu di goreng di atas teppan (wajan datar). setelah jadi di sajikan dengan sausnya yang unik yang rasanya manis dan sedikit pedas dengan sifat kental, taburan katsuobushi (abon/serutan ikan cakalang), dan saus mayonaise.
okonomiyaki artinya suka-suka. jadi topping bisa di ganti selain ayam udang, cumi, daging sapi dll. suka2 yang bikin lah. dan metode pembuatannya juga ada 2 macam, ada yang ala panekuk (irisan kol hanya diletakkan di atas adonan yang dibulatkan) ada juga versi fuyunghai (irisan kol langsung dicampur dalam adonan)
rasanya nikmat banget... enak! tapi sayang okonomiyaki di Kin No Taki tidak di perlihatkan masaknya kepada customer, gak kayak restoran jepang yang teppannya ada di depan meja konsumen. padahal saya penasaran loh ingin membuatnya sendiri. oh iya kalau bisa request okonomiyakinya di beri saus mayones sedikit saja karena rasa saur okonomiyaki sendiri itu sudah lezat dan nikmat. :D
ibenk mencicipi mie ramen, dia membeli Seafood Ramen. mi ramen ukuran diameter mienya lebih kecil dari mi yang biasa kita makan, teksturnya halus namun tidak seperti bihun. dengan kuah kaldu dan topping yang bermacam2. kalo yang dipilih seafood ramen ya isinya udang, cumi, kepiting dan lain2.
akhirnya saya dan ibenk menyudahi acara makan2 saya dengan segelas oolong cha dingin dan kekenyangan. hem... saya masih penasaran dengan rasa udon di Shinmen, sebuah resto jepang juga yang menyediakan mi jepang. kalo di jakarta ada di jalan Wijaya II. ah kapan2 saya ke sana ah... mau coba rasa mi jepang yang lain :D